Jumat, 12 April 2013

Inspirasi Sore

PILAR - PILAR CINTA

"Aku berlari menghampiri jendela kamarku,
Meratapi kesedihan yang tak henti
Kini nasibku diambang pintu
Menyesali penyakit yang tak bisa terobati"

sebait puisi yang aku baca berulang-ulang membuat air mataku jatuh membasahi jilbab favourite ku. Puisi  yang aku ciptakan melalui jemari tanganku seolah-olah menunjukkan ungkapan rasa duka yang mendalam atas penyakit yang aku derita saat ini. Kanker Otak Stadium akhir, penyakit inilah yang membuat aku harus meninggalkan segala aktifitasku, seperti kuliah, organisasi, sosialisasi disekitar lingkungan rumahku. Kini aku hanya bisa berdiam kamar, merenungi umurku yang diprediksikan dokter tinggal beberapa hari lagi. Tapi terkadang aku mencoba untuk pergi meninggalkan rumah, keluar menghirup udara segar. Agar aku bisa sedikit tersenyum diakhir menjelang kematianku. Tapi terkadang aku berfikir bahwa Allah bisa saja mencabut nyawa ku saat ini, tak perlu menunggu hari yang disebutkan dokter.